(Menuju) Hari yang Produktif

Tahun baru—tahun 2018—belum lama berlalu. WhoooT?… Udah tahun 2018 aja..

Kok rasa-rasanya tahun-tahun sebelumnya berlalu begitu aja.. tanpa jejak.. tanpa prestasi berarti … tanpa pertumbuhan diri. Rasanya kebisaanku ya gitu-gitu aja *huhu*

Mungkin ada siiih jejaknya … Radi sekarang udah lima tahun. Udah makin pinter. (trus apa lagi?) *huhuhiks*

But still, it seems I let my days gone wasted although I could have done more.

Bukankah waktu itu pun amanah?

Soo, masih di momentum awal tahun, saya mencoba menginisiasi sebuah rutinitas baru (dengan metode yang tidak sepenuhnya baru siih). Setiap pagi, saya akan membuat “my to-do list” di sebuah notes kecil. I wont write my humdrum everyday chores (such as wash and ironing clothes) on my to-do list. Saya hanya akan menorehkan rencana aktivitas menyangkut target profesional (menulis), target pendidikan Radi (aktivitas bermain & belajar sama anak), target pertumbuhan-diri (belajar bahasa asing, baking, mengkaji ilmu ukhrowi, etc), target kebugaran (bersepeda statis 10 menit, renang, yoga, etc), dan tak kalah penting … doing hobby (aka crosstitching). 😛

 

 

 

Saya akan tuliskan rencana aktivitas di buku jurnal ini setiap pagi sembari sarapan, dan setiap malam saya akan mereview hal-hal yang saya kerjakan (atau tidak) dengan ceklist. Saya merasa upaya mencatat aktivitas di buku jurnal setiap hari ini sangat dibutuhkan untuk menjadikan hari-hari yang saya lalui lebih produktif. Minimal, saya jadi tahu kemana hari-hari itu berlalu begitu saja.

 

Wish me luck!

 

UPDATE:

Ternyata eh ternyata, agak susah juga ye menuliskan target agenda per harinya. Ujung-ujungnya, saya lebih banyak melakukan “mental-note”, nyatet dalam hati aja hehehe