Radi oh Radi

Radi is 15 months old today and he grows as a happy baby. Sesuai dengan namanya, radi, which means happy.

Radi nampak makin pandai dan makin lincah dari hari ke hari.  Begitu udah pandai jalan, Radi seperti nggak ada capenya, jalan-jalan menjelajah ke sana kemari *mamanya yang ngos-ngosan ngejar*. Sambil menjelajah, Radi suka buka-buka seluruh lemari dan laci, ngobrak-ngabrik, lempar segala jenis barang yang ditemui (yang parah kalau tu barang terbuat dari kaca atau mengandung cairan), mengubah susunan furnitur rumah alias dorong-dorong kursi ‘n meja gak jelas, dan menggulingkan pot hias *bener deh, mamanya kudu ningkatin stamina*. Kadang si Radi nampak ingin menguji mamanya. Narik-narik kabel yang mana begitu dilarang keras malah makin dilakukan *kudu ningkatin kesabaran juga* atau menarik ekor kucing dan meremas-remas badannya *mamanya sutres juga nih lama-lama*

Di tengah kebadungan Radi ini, mamanya mesti bersyukur. Alhamdulillah Radi tumbuh sehat, aktif, dan lincah meski badannya gendut *montok ah, kata mamanya*. Jiwa keingintahuannya tinggi dan ia mulai tumbuh menjadi manusia yang memiliki keinginan sendiri.

Beberapa karakter unik dari si bocah badung ini:

–          Setiap kali mau bobo, satu tangan Radi mesti main-mainin muka mamanya (main-main di sini sama dengan mencubit, mencolok dan meremas-remas wajah mamanya).

–          Setiap kali ada yang buka kulkas, Radi langsung nyamber. Yang tadi berada jauh di sudut ruang dapur, tiba-tiba dalam sekejap mata saja kepalanya sudah masuk kulkas. Kadang berhasil merebut susu atau yogurt yang kemudian sukses dinikmati *jackpot*

–          Radi takut dengan mainan meja rias milik sepupunya, Aisyah, yang berusia 4 tahun. Jadi cermin si meja rias itu bisa ngebuka sendiri yang diiringi musik kalau kita pencet tongkat kendalinya, trus muncul gambar princess di cerminnya *canggih yak* Lihat itu, Radi malah nangis dan jadi parno tiap kali liat meja rias pink si ceuceu Aisyah. 😀

–          Barang favorit yang selalu jadi incarannya adalah remote tipi ‘n hape. Tapi Radi pinter, kalau ngambil remote dia ngarahin ke tipi, sementara kalau ngambil hape dia langsung dekatin ke mulut sambil ngoceh “haoo…”    hihihi

Radi..Radi..mau sebadung apa tingkahmu, mommy will always love love love u…  Hanya berdoa semoga mama selalu diberi kesehatan dan stamina yang oke biar bisa terus mengimbangi kelincahanmu. xoxo

radi

here comes trouble 😛

First Little Steps

13,5 bulan Radi mulai melangkah untuk kali pertama. Kaget banget saat tiba-tiba aja Radi mengambil empat dan enam langkah pertamanya. Saya pun langsung terharu sekaligus excited 🙂  Horeee akhirnya anakku mau jalan juga.

Selama ini Radi memang nggak suka diajar melangkah dengan digandeng atau pun menggunakan alat kayak moonwalk baby ituh. Dia mau bebas. Let me do this my own way, Ma. So saya biarkan dia belajar dengan caranya sendiri. I believe he will soon learn to walk in his own terms. Whenever you ready, son.

Jadi saya lihat dan biarkan aja dia belajar jalan sendiri dengan merambat dari perabot ke perabot. Kalau udah capek kembali merangkak cepat ke sana kemari masuk kolong-kolong meja kayak anak kucing. Kemudian perlahan Radi mulai suka lepas tangan waktu berdiri. Saat dia mulai suka lepas tangan, paling-paling saya motivasi untuk mulai melangkah ke mama. Saya rentangkan tangan lebar dan duduk persis dekat di depannya. Biar dia masih pede. Satu dua langkah goyah diambilnya sebelum menghambur ke pelukan mama. Habis jatuh kami beri tepukan tangan kencang. Radi jadi semangat. Kadang mau coba lagi, kadang nggak *tergantung moodnya*

Maka kagetlah saya saat out of the blue, Radi berjalan enam sampai delapan langkah dengan sendirinya. Padahal nggak ada mama di depan yang biasa merentangkan tangan bersiap menangkap jatuhnya. Meski langkahnya masih goyah. Well, it’s a start.

Memang benar anak akan belajar dengan sendiri saat dia sudah siap. Sebagai orangtua kita nggak bisa maksa ‘n ngoyo meski mungkin kadang agak gak sabar juga karena ngelihat anak-anak lain udah mulai jalan lebih cepat. Sebenernya, jujur saya sempat kena sindrom emak galau cuma gara-gara denger omongan orang lain yang kadang suka kelewat ‘bersemangat’ dengan kemampuan anaknya, “Anak saya dulu 11 bulan udah mulai jalan…’n blablablalah…” Atau waktu liat anak temen di usia 10 bulan udah mulai melangkah. Jadi saya sempet beli alat bantu jalan si moonwalk itu buat Radi.. yang ternyata tidak sukses digunakan. Radi malah ngomel-ngomel pas dipasang alat itu. N kalau dipikir-pikir emang boro-boro Radi mau yah..diajak melangkah sambil digandeng aja kagak mauuu… Itulah anakku hehe.. Mau bebas merdeka. Menikmati belajar dengan gayanya sendiri.

Haduh jangan sampe deh saya jadi orangtua yang suka membanding-bandingkan anak sendiri dengan anak orang lain. Radi ya Radi. Each child are different ‘n they will grow in their own unique way. Termasuk dalam hal tumbuh kembangnya.

Radi memang kasus yang kurang umum. Radi nggak pernah tengkurep sendiri dan nggak suka mengguling-gulingkan badan yang notabene menurut textbook perkembangan anak dibutuhkan untuk belajar duduk, tapi di usia 6 bulan udah bisa duduk tegak (tanpa menguasai kemampuan tengkurep lebih dulu).

Dan sekarang, saat Radi belum bisa bangun dari duduk dan berdiri sendiri, dia udah lancar jalan-jalan keliling rumah.

Baru tepat 14 bulan, Radi mulai nungging dan berhasil mengangkat tubuh montoknya berdiri. Sendiri. Tanpa berpegang pada perabot. *yey…keprok*