EON

eonJudul: EON (Lahirnya Sang Punggawa Naga)

Penulis: Alison Goodman

Penerjemah: Putra Nugroho

Penyunting: Nuraini Mastura

Penerbit: Mizan Fantasi

Cetakan: I, Februari 2012

Tebal: 577 hlm

 

Dalam dunia yang penuh dusta, sebuah kebenaran bisa sangat mematikan…

 

Di bawah didikan keras seorang Master yang ambisius, Eon dilatih untuk menjadi Punggawa Naga—seorang penguasa yang mampu mengendalikan aura dan angin untuk melindungi Negara. Tapi selama dia berlatih dan bertahan menghadapi saingannya, dia harus menjaga sebuah rahasia kelam. Rahasia yang bisa membahayakannya dan bisa membuatnya kehilangan nyawa.

Setelah sebuah upacara pentasbihan, hubungannya dengan kedua belas naga telah menyeretnya ke dalam dunia Pengadilan Kerajaan yang sangat berbahaya. Dan sejak masuk ke dunia pengadilan, dia menemui musuh terkuatnya, Lord Ido. Seiring dengan persaingan yang semakin memanas, Eon semakin tertekan karena rahasia kelamnya semakin muncul ke permukaan. Diwarnai dengan berbagai kisah pertarungan seru, petualangan Eon akan membuat kita tenggelam dalam dunia para punggawa Naga.

“Cerita yang memukau, penuh imajinasi yang begitu hidup.”—Booklist

“Warna baru dalam genre fantasi.”—The Times, London

Secuplik 2011

*Januari 2012*

Tidak terasa sudah tahun baru lagi. Saatnya mengganti kalender..hehe

Kalau ingin merefleksi kembali perjalanan di tahun 2011 kemarin, cukup banyak hal yang terjadi.

Mengandung di bulan April. Kehilangan di bulan Juni. Alhamdulillah, dikasih “isi” lagi pada bulan September di tahun yang sama. Semoga kali ini, dipercaya Allah hingga terlahir sehat di tahun 2012 ini. Amin. Yang jelas, kita banyak belajar tentang keikhlasan pada tahun kemarin. Alhamdulillah, setelah sudah betul-betul pasrah, kembalikan segalanya kepada Sang Pemilik Kuasa, kami diberi ganjaran di luar dugaan. Ditiupnya kehidupan ke dalam rahim ini usai Ramadhan..

Tahun 2011 juga menorehkan pengalaman pertamaku menjalani ibadah puasa pertama bareng suami. Dan merayakan Lebaran bersama keluarga buesaaar pihak suami (yang memang besar banget :D). Rasanya sungguh menyenangkan menjadi bagian dari sebuah keluarga besar. It’s a really new experience for me. 🙂

usai shalat Idul Fitri

Idul Fitri pertama bareng

Di tahun 2011 juga kami memberanikan diri untuk membeli rumah sendiri dengan KPR, yang insyaAllah tahun 2012 sudah dapat kami tempati. Sudah saatnya untuk hidup berdikari dan membangun keluarga kecil kami sendiri yang mandiri. Bismillah.

Second Pregnancy for First Child

Setelah menikah selama 5 bulan, akhir bulan April 2011 aku mengetahui kalo aku sudah berbadan dua. Senang banget karena kehamilan ini memang sudah sangat dinanti-nanti oleh diriku dan suami. Sayangnya, kehamilan ini mesti diakhiri pada 12 Juni 2011. Vonis dokter, janin tidak berkembang. Sebenarnya sempat syok juga sih, soalnya selama kehamilan rasanya lancar. Nggak ada keluhan apa-apa, nggak pernah flek, nyeri berlebih dan semacamnya. Tapi suatu hari aja pas jadwal pemeriksaan kandungan, lewat layar USG, dokter langsung bilang ada kemungkinan janin nggak bisa berkembang. Sedih banget, apalagi itu pas pengalaman pertama check-up bareng suami..hiks..(cek-up sebelumnya ditemani ibu pas janin 6 minggu). Setelah perkiraan dokter itu, kita masih diberi waktu dua minggu untuk melihat masih ada kemungkinan berkembang atau nggak. Ternyata 2 minggu berikut, hasilnya sama saja, malah kata dokter sudah nggak ada denyut jantungnya. Jadi dengan terpaksalah, aku dikasih obat untuk mengeluarkan janin itu (yang pada tahap itu masih disebut embrio).

Meski cukup berat, tapi kami berusaha ikhlaskan aja..Mungkin memang belum waktunya. Masih ada yang mesti kita pelajari lagi sebelum menerima amanah berat itu. Alhamdulillah, kalau sudah mengikhlaskan, rasanya tenang. Memang semua semata milik Allah dan aku mesti bersyukur diberi kesempatan untuk naik tingkat lewat ujiannya dan menggugurkan dosa-dosaku…

Usai mengistirahatkan rahim selama 3 bulan sesuai saran dokter, tak kusangka ternyata Allah langsung mengisinya lagi. Bulan September 2011 usai Ramadhan, test pack menunjukkan dua garis merah. Inikah jawaban bagi doa-doa kami?

hasil test pack September 2011

hasil test pack September 2011

Tapi kehamilan kedua ini jelas berbeda dari yang pertama. Tak ada sorakan gembira dan gembar-gembor ke khalayak. Kami masih H2C. Senang bercampur cemas. Terutama aku. Mungkinkah kejadian sebelumnya akan berulang kembali?

Awal-awal kehamilan aku banyak gelisah (mungkin pengaruh hormon juga yang lagi jumpalitan). Lama-lama sih udah tenang. Toh mau berpikir positif atau negatif, sama saja outcomenya. Semua sudah ketetapan Tuhan. So, ya mending think positif aja dan be happy..’N its best for the baby that way..:)

Hanya saja, kehamilan sekarang dengan yang pertama terasa banget bedanya. Gejala mualnya lebih sering muncul, juga rasa kembung perutnya (terutama mulai minggu ke-5). Fatiguenya juga lebih-lebih, nyaris 24/7 (all day long). Jam 19.30 malam udah nguap-nguap tak tertahankan (padahal udah pakai bobok siang loh). Setiap malam sering kebangun entah karena perlu pipis atau perut melilit ampun-ampunan (makanya kudu nyiapin stoples cemilan di samping tempat tidur).

Entah sugesti atau bukan, pada hamil kedua ini, suami suka ikut-ikutan mual..hehe.. ‘N puncaknya, pernah suatu ketika waktu perjalanan dinas ke Sukabumi, dia terpaksa diturunkan dari mobil di tengah jalan karena nggak kuat nahan mual dan muntah. Diturunkannya di antah berantah pula di tengah-tengah sawah. Jadi untuk pulang ke Bandung, dengan terpaksa dia nunggu jemputan usai rekan sekantor beres memantau proyek irigasi sore harinya. Poor, my hubby… Kata keluarga suami, itu mual-mual karena bawaan istri hamil karena Akang nggak ada riwayat mabok darat..hihi.. Aneh-aneh wae..

Dan, pada hamil kedua ini, aku menjadi sangat-sangat terobsesi memandangi diri sendiri di depan cermin untuk memantau perkembangan perut. Sambil membatin, si dedek berkembang nggak ya?… Alhamdulillah, pada bulan ke-5, akhirnya aku nampak pula bak wanita hamil. Sebelumnya sih, hanya nampak buncit karena kebanyakan ngemil..hihi

Well, that’s a little story of my second blessed pregnancy for baby numero uno. Insya Allah. Amin.

One Amazing Thing

one amazing thingJudul: One Amazing Thing

Penulis: Citra Banerjee Divakaruni

Penerjemah: Sujatrini Liza

Penyunting: Nuraini Mastura

Penerbit: Qanita

Terbit: Juni 2011

Tebal: 412 hlm

 

Sinopsis:

“Gempa susulan!” sebuah suara berteriak. Seseorang mulai menjerit. Seseorang yang lain menangis. Seorang pria mulai berdoa lirih, “Tuhan, biarkan berakhir, biarkan berakhir dengan cepat!” Uma bertanya-tanya, Apakah gerangan yang diinginkan pria itu agar berakhir? Gempa bumi, keterkungkungan ini, atau nyawa mereka? Tunggu sebentar, Uma ingin protes. Aku belum menceritakan kisahku.

Sembilan orang terjebak dalam sebuah kantor permohonan visa saat terjadi gempa dahsyat. Hampir 12 jam berlalu sejak gempa terjadi, pertolongan tak kunjung datang. Listrik mati, langit-langit runtuh, air mulai merambat naik, dan di mana-mana ada mayat yang mulai mengambang. Rasa takut pun semakin kuat mencengkeram hati. Sebagai pengalih perhatian sementara, kesembilan orang itu mulai berkumpul dan saling berkisah. Masing-masing menceritakan satu momen penting dalam hidup mereka. Kisah yang bisa menggerakkan hati mereka dan menumbuhkan semangat baru untuk tetap bertahan. Satu kisah yang menakjubkan, yang ternyata akan mengubah hidup mereka selamanya.

“Kalimat-kalimatnya memesona. Gambaran-gambaran yang diciptakannya sungguh luar biasa.”—The Los Angeles Times

The Shadow Princess

jahanaraJudul: Jahanara; the Shadow Princess

Penulis: Indu Sundaresan

Penerjemah: Reni Indardini

Penyunting: Nuraini Mastura

Penerbit: Qanita

Cetakan: I, Mei 2011

Tebal: 525 hlm

Sinopsis:

Mirza Najabat Khan adalah pria bangsawan yang teramat tampan, dengan badan kuat dan kekar, serta mata biru muda yang jujur. Kali pertama Putri Jahanara melihat pria itu, tak satu pun hari berlalu tanpa sang Putri memikirkan tentangnya. Najabat Khan pun sebenarnya menaruh hati pada sang Putri. Namun, hatinya ragu, akankah Sultan Shah Jahan setuju?

Benar saja, Sultan yang baru kehilangan istri tercinta, Mumtaz Mahal, tak rela kehilangan satu lagi perempuan yang sangat disayanginya. Dia pun menghalangi cinta Jahanara dan Najabat Khan dengan keputusan mengejutkan: akan menikahkan Najabat Khan dengan  adik sang Putri, Roshanara. Jahanara patah hati. Pengorbanannya sejak ditinggal ibundanya—mengurus adik-adiknya, membangkitkan semangat ayahnya, bahkan menjadi tangan kanan sang Sultan dalam urusan-urusan pemerintahan—seolah sia-sia. Jiwanya pun memberontak. Taburan kasih sang Ayah tak juga membuatnya bahagia. Akankah Jahanara mendapatkan cintanya kembali? Mungkinkah dia meraih kebahagiaan untuk dirinya sendiri?
Inilah kisah seorang putri yang paling berpengaruh di masa pembangunan Taj Mahal, tetapi tak banyak diketahui orang.

“Hanya sedikit yang orang ketahui tentang Jahanara, dan Indu Sundaresan telah menulis tentangnya dengan begitu sempurna.”—Publishers Weekly

Tetra Mars

tetra marsJudul: Tetra Mars

Penulis: Harry K. Peterson

Penyunting: Nuraini Mastura

Penerbit: Mizan Fantasi

Cetakan: I, April 2011

Sinopsis:

 

Ketika kau ditakdirkan untuk membunuh orang yang kaucintai …

Jalan manakah yang akan kaupilih?

Bertahan pada kata hatimu?

Atau justru memilih mengkhianati cintamu?

Viola Mondru menghadapi kenyataan pahit ketika dia mengetahui kalau Slaven ternyata bukan manusia melainkan malaikat yang kini harus kembali ke tempat asalnya. Satu per satu sahabat Viola memintanya melupakan Slaven. Di luar dugaan, tiga orang pria lain juga memperebutkan hatinya. Viola pun mulai ragu Slaven akan kembali. Hingga suatu hari, dia bermimpi buruk tentang Slaven.

Slaven Dulton berniat kembali ke bumi demi cintanya. Namun, di Surga dia terpilih menjadi Orpheus, posisi yang selama ini diidamkannya sekaligus mendatangkan tanggung jawab yang semakin berat baginya. Slaven hampir saja mengingkari janjinya kepada Viola. Hingga suatu hari, dia mendapat penglihatan bahwa Viola akan menghadapi bahaya.

Viola dan Slaven sadar akan benang terlarang yang mengikat mereka. Seluruh semesta seolah-olah menentang mereka bersatu. Ujian berat terhadap cinta mereka ada di depan mata. Takdir manakah yang harus mereka jalani?

 

Red Riding Hood

red riding hoodJudul: Red Riding Hood

Penulis: Blakley-Cartwright

Penerjemah: Nuraini Mastura, Putra Nugraha, Sujatrini Liza

Editor: Nuraini Mastura

Penerbit: Mizan Fantasi

Cetakan: I, April 2011

Tebal: 348 hlm

 

Sinopsis:

Sejak umur tujuh tahun, Valerie tahu bahwa dia berbeda dari orang-orang desa yang lain. Dia merasa asing dari mereka, bahkan dari teman-temannya. Satu-satunya orang di dunia yang dengannya Valerie bisa merasa dekat adalah kakak perempuannya, Lucie. Dia dan Lucie sudah seperti dua sulur tanaman yang tumbuh saling silang. Lucie adalah satu-satunya.

Suatu hari, Lucie ditemukan tewas. Serigala yang telah lama meneror desa itu kini menyerang manusia! Warga pun panik. Mereka mendatangkan seorang pendeta yang berpengalaman menghadapi serigala. Desa itu dicekam kengerian saat sang pendeta mengatakan bahwa serigala itu bukanlah hewan melainkan manusia, dan dia ada di antara warga sendiri. Valerie yang sedang bersedih karena kematian kakaknya terkejut, ternyata dia bisa mendengar dan memahami bahasa sang Serigala. Warga desa pun mencurigai gadis cantik bertudung merah itu. Nyawa Valerie berada di ujung tanduk ketika mereka sepakat menjadikannya tumbal demi memancing keluar sang Serigala.

Mari Melek Hukum!

Judul: Seri Kiat-Kiat Cerdas, Mudah, dan Bijak Mengatasi Masalah Mendirikan Badan Usaha; Hukum Pertanahan; Akad Syariah

Penulis: Irma Devita Purnamasari

Editor: Nuraini Vandia Mastura

Penerbit: Kaifa

Cetakan: 2010

Mengatasi 7 Masalah Terbesar Remaja

7 masalah remajaJudul: Mengatasi 7 Masalah Terbesar Remaja

Penulis: Bobbi de Porter

Penerjemah: Edriyani Azwaldi

Penyunting: Nuraini Vandia Mastura

Penerbit: Kaifa

Cetakan: I, Januari 2011

Tebal: 243 hlm

“Mama dan Papa tidak mengerti aku, tidak tahu, bagaimana rasanya menjadi diriku.”

“Aku tak suka pada diriku sendiri.”

“Gadis-gadis beranggapan, aku ini tolol.”

“Guruku membenciku. Dia marah kalau ada yang kuminta untuk diulang.”

“Berbicara kepadanya hanya masuk telinga kiri, keluar telinga kanan.”

….

Bagaimana memahami para remaja ini? Bagaimana orangtua menjajari langkah mereka jika tidak mau tertinggal? Haruskah remaja mempelajari hidup dengan cara yang sulit, bergulat dengan proses coba-coba?

Ada cara memberdayakan kaum muda untuk memegang kendali atas hidup mereka. Berdasarkan pengalaman para remaja dan fasilitator di SuperCamp—sebuah kamp pelatihan yang mengemas program dinamis berisi penemuan-diri dan peningkatan keterampilan hidup—Bobbi DePorter mengajak remaja dan orangtua mengubah cara pandang dan sikap untuk menciptakan lingkungan yang positif. Tak hanya itu, dengan memahami para remaja, Bobbi pun berbagi berbagai hal tentang remaja dari sudut pandang remaja itu sendiri dengan 8 Kunci Keunggulan, bagaimana:

  • Hidup dalam Integritas: menyelaraskan tindakan dengan nilai-nilai yang dijunjung
  • Kegagalan Mengarah pada Kesuksesan: memandang kegagalan untuk belajar
  • Bicara dengan Maksud Baik: positif, jujur, dan komunikasi secara langsung
  • Memanfaatkan “Inilah Saatnya!”: melakukan yg terbaik pada setiap momen
  • Berkomitmen: melakukan yang harus dilakukan
  • Mengambil Kendali Sendiri: bersikap penuh tanggung jawab
  • Fleksibel: bersedia berubah untuk mencapai hasil yang diinginkan, dan
  • Seimbang: menjalani hidup penuh makna yang selaras antara pikiran, tubuh, dan semangat.

Dengan demikian, masa remaja yang cukup singkat ini, bisa jadi masa yang menyenangkan, penuh gairah positif untuk menyongsong masa depan.

Lembaran Baru

 

21 November 2010

Adalah hari dibukanya lembar baru hidup saya sebagai Mrs. Ihsan Naufan.ai n ihsan

Menjadi istri seseorang adalah sebuah amanah baru.

Saya hanya memanjatkan doa,

Semoga tali pernikahan ini mendapat ridho-Nya.

Semoga cinta kita akan dikekalkan hingga ke syurga-Nya kelak.

Semoga dari ikatan suci ini, terlahirlah keturunan yang sholeh/sholehah.

Dan semoga bersatunya kami juga akan membawa kebaikan bukan hanya bagi diri kami masing-masing sebagai individu. Tapi juga bagi keluarga kami dan orang banyak.

Amiiin, ya Allah.